Kenapa Bule Suka sama Kulit Orang Indonesia?

June 25, 2015 Rizka Hidayat

Sering kan kamu melihat adegan pada film-film barat di mana ada seorang wanita bersama teman-teman wanita lainnya pergi ke salon, mengenakan busana renang (bikini), dan masuk ke sebuah mesin yang berbentuk seperti peti elektronik (tanning bed)? Iya, hal tersebut mencerminkan keseharian para wanita yang berada di negara barat seperti Amerika agar mereka mendapatkan kulit yang lebih gelap atau yang kerap disebut "tan".

Sedangkan di Indonesia, kita telah terlahir dengan kulit yang gelap dan cantik itu. Walaupun kegelapan pada kulit juga terjadi karena udara tropis yang memiliki cuaca panas yang tiada henti, akan tetapi kenapa ya orang barat (bule) suka sama kulit orang Indonesia sedangkan orang Indonesia sendiri tidak?

Ada beberapa alasan mengan orang bule suka sama kulit orang Indonesia dan alasan-alasan tersebut dapat mengubah pandanganmu mengenai kulit gelapmu yang indah dan anggun itu.

1. Kulit gelap memberikan kesan memiliki kulit yang sehat.

Photo credit: www.dailybackgrounds.com

Wanita Indonesia selalu berpikir bahwa dengan tanning atau berjemur di pantai dalam kurun waktu yang lama dapat merusak kulit. Namun sebaliknya, wanita bule justru berpikir bahwa dengan memiliki kulit gelap, dapat memberikan kesan kulit lebih sehat. Kenapa demikian? Mereka percaya bahwa dengan berjemur di bawah matahari dalam kurun waktu tertentu, dapat memberikan kulit asupan vitamin D yang cukup.

 

2. Kulit gelap memberikan kesan kamu terlihat seperti orang kaya.

Photo credit: vacationbetter.org

Pada zaman dulu, di Amerika, pandangan terhadap orang berkulit gelap lebih cenderung merupakan pekerja, seperti petani atau pekerja lapangan lainnya sedangkan pandangan terhadap orang berkulit putih lebih menafsirkan bahwa orang tersebut adalah orang yang kaya karena ia tidak perlu bekerja dan panas-panasan di bawah matahari, jadi mereka hanya perlu berdiam dirumah dan dilayani oleh orang-orang yang berkulit gelap.

Namun, pandangan tersebut pun berubah pada sekitar tahun 1950an dimana orang-orang kaya yang berkulit putih itu dapat berlibur ke luar negeri seperti ke Eropa, Afrika, India, dan negara-negara tropis lainnya. Oleh karena itulah pemandangan terhadap orang berkulit hitam berubah.

 

3. Memiliki kulit gelap dapat membuat bercak atau jerawat lebih tidak terlihat.

Photo credit: www.hdimagewallpaper.com

Ada juga bule yang mengatakan bahwa orang-orang yang berkulit gelap beruntung karena jika mereka memiliki luka, jerawat, atau bekas jerawat pada wajah, itu semua dapat lebih tidak terlihat. Mereka sering mengeluh karena jika mereka memiliki bercak ataupun jerawat pada wajah, mereka harus mengaplikasikan make-up yang berlebihan yang justru dapat membuat bekas luka atau jerawat tersebut terkena infeksi dan pada akhirnya wajah pun akan  terlihat lebih tidak enak dipandang. Jadi, kamu (wanita Indonesia) masih tidak bersyukur dengan kulit gelap nan cantikmu itu?

 

4. BM alias Banyak Mau.

Photo credit: www.huffingtonpost.com

Kalau kata anak zaman sekarang, "ah... BM nih..". Sifat BM alias Banyak Mau memang sudah melekat pada semua manusia. Kita memang selalu kurang bersyukur dengan apa yang kita miliki dan berusaha keras untuk memiliki apa yang orang lain punya. Padahal, belum tentu yang orang lain punya itu lebih baik. Mulailah bersyukur terhadap apa yang kamu dapatkan dari Tuhan.

Everything that's natural is ALWAYS the best.

Previous Article
Cleopatra Mengenakan Eyeliner Karena Dapat Menghindari Penyakit
Cleopatra Mengenakan Eyeliner Karena Dapat Menghindari Penyakit

Eyeliner telah hadir sekitar 4,000 tahun yang lalu pada masa Mesir Kuno yang pertama dipopulerkan oleh Cleo...

Next Article
Rahasia Kecantikan Wanita asal Korea Selatan
Rahasia Kecantikan Wanita asal Korea Selatan

Temukan rahasia alami kecantikan artis-artis korea seperti kekasihnya Lee Min Ho, Bae Suzy, Park Shin Hye, ...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More