Mitos Seputar Haid yang Tidak Benar, Jangan Percaya!

October 8, 2018 Chatarina Komala

Ilustrasi: www.bbc.com

Jangan keburu percaya mitos-mitos haid yang nggak benar berikut!

Setiap bulannya, perempuan akan mengalami haid atau menstruasi. Selain rasa nyeri dan tidak nyaman, menstruasi juga memiliki beragam mitos di masyarakat yang belum diketahui pasti kebenarannya. Nah, sebelum percaya mentah-mentah, ada baiknya Anda mengkritisi dulu mitos nggak benar yang mungkin terdengar di telinga. Kira-kira, apa saja, ya?

 

1. Jangan Keramas!

Ada banyak versi yang mengiringi mitos ini. Konon, keramas hanya akan bikin darah yang keluar semakin deras dan banyak, lho. Namun, jangan langsung percaya, ya. Pasalnya, mitos ini nggak benar, kok. Justru sebaliknya, ketika haid--tubuh cenderung mengeluarkan banyak keringat dan minyak. Nah, kalau pengin rambut bersih dan nggak kusam, keramas amat dibutuhkan. Selain itu, rambut yang bersih, harum, dan tertata indah juga bisa memperbaiki suasana hati, lho.

 

2. Nggak Boleh Minum Soda dan Es

Keduanya dilarang sebab bisa mempercepat periode haid dan bikin deras aliran darah yang keluar. Padahal, sebenarnya keduanya nggak berbahaya, kok. Siklus haid sendiri berhubungan dengan hormon dalam tubuh. Namun, karena keduanya nggak terlalu sehat, jangan minum banyak-banyak, ya!

  

3. Anda Sedang Kotor!

Berdasarkan definisinya, Anda memang sedang mengeluarkan darah kotor. Namun, bukan berarti Anda ikutan kotor dan nggak boleh beraktivitas seperti biasa. Intinya, Anda tetap bisa, kok, beraktivitas seperti biasa. Bahkan, bisa jadi lebi produktif.

 

4. Makan Nanas Bisa Bikin Keputihan

Faktanya, makan nanas saat haid bisa mengurangi kejang otot. Setiap perempuan pasti familier dengan rasa nyeri pada perut menjelang atau selama haid. Nah, alih-alih menyebabkan keputihan, makan nanas bisa mengurangi efek nyerinya.

 

5. Haid Terasa Sakit, Hati-hati, Ada Penyakit Mengintai!

Rasa nyeri pada haid itu kompleks. Artinya, bisa diakibatkan oleh banyak hal. Tidak melulu berarti Anda memiliki penyakit tertentu, apalagi kalau dihubungkan dengan kondisi rahim yang terluka. Pada kondisi umum, nyeri haid terjadi karean aliran darah yang tidak lancar dan kram otot.

 

Previous Article
Punya Selulit Membandel? Hempaskan dengan Aerobik!
Punya Selulit Membandel? Hempaskan dengan Aerobik!

Solusi praktis nan murah untuk Anda pemilik selulit membandel!

Next Article
Sering Begadang? Coba 5 Bahan Alami Berikut untuk Mengatasi Mata Panda!
Sering Begadang? Coba 5 Bahan Alami Berikut untuk Mengatasi Mata Panda!

Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More