Olahraga Tidak Membuat Anda Langsing

September 14, 2015 Jan Oudeman

(foto: getty images)

Dalam sebuah jurnal yang dibuat oleh 3 orang doktor, salah satunya cardioliogist asal Inggris Dr. Aseem Malhotra mengatakan, makanan dan minuman seperti salah satu merek minuman bersoda bertanggungjawab atas pencitraan yang ditangkap masyarakat kalau aktifitas fisik dan olahraga dapat mencegah orang menjadi kelebihan berat badan (overweight). Faktanya, kegiatan fisik memang dapat menurunkan resiko penyakit jantung, demensia dan kondisi lain, namun TIDAK menghilangkan berat badan. (sumber: The Guardian)

"Persepsi yang salah" ini diklaim mereka dalam rilisan British Journal of Sport Medicine. "Ini semua berakar dari industri makanan yang menggunakan taktik yang sama dengan perusahaan rokok. menyangkal, meragukan, membuat publik bingung dan bahkan membeli loyalitas para ahli dengan mempertaruhkan jutaan nyawa. "

Para doktor ini juga dengan keras meminta para selebriti yang mengkampanyekan produk minuman bergula untuk berhenti mendukung promosi produk-produk ini.  Mereka juga meminta gym dan klub olahraga berhenti menjual minuman-minuman jenis ini dan mengadukan jenis "marketing manipulatif" yang dilakukan merek-merek minuman dengan kandungan gula yang tinggi ini karena mensabotase usaha pemerintah untuk menerapkan pajak pada produk ini dan menerapkan larangan untuk mengiklankan junk food

Jurnal ini bukannya tidak mendapat kontra. Bahkan industri makanan "menangkis balik" semua fakta yang dirilis dalam jurnal 3 dokter ini. Menurut Ian Wright, direktur jenderal Food and Drink Federation, asosiasi yang mewakili produsen dan retailer di industri makanan mengatakan kalau beragam manfaat melakukan aktivitas fisik bukanlah hal yang dilebih-lebihan dan dibuat-buat oleh para pelaku industri makanan. Gaya hidup sehat adalah hasil dari diet dan olahraga yang seimbang. Pernyataan ini didukung Susan Jebb, profesor kesehatan masyarakat dan diet dari Universitas Oxford. Menurutnya, para penulis jurnal ini gagal untuk memberikan highlight kalau program penurunan berat badan yang mengombinasikan diet dan kegiatan fisik adalah cara yang paling sukses untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat (3-6 bulan).

Meski begitu, perlu diakui kalau promosi dari pelaku industri makanan memang sangat excessive dan mempunyai peranan penting dalam mempengaruhi gaya hidup masyarakat. Dan beberapa lembaga obesitas pun setuju dengan hal ini. "Mereka (para pelaku di industri junk food and drinks) tahu cara membuat produk mereka lebih sehat, namun menolak untuk melakukannya.  Kunci jawaban dari permasalah ini memang niatan dari para produsen dan pelaku bisnis makanan dan minum untuk lebih bertanggungjawab dalam memasarkan produknya," papar Tam Fry dari National Obesity Forum. 

Selain produsen, pilihan dan tanggungjawab dalam mengkonsumsi atau menerapkan gaya hidup ini juga berada di tangan para konsumen. Saat ini, Anda harus pintar-pintar memilih dan menerapkan gaya hidup yang mana yang membuat tubuh Anda lebih sehat, terlebih dengan situasi iklim dan pencemaran bumi yang semakin terasa, tubuh kita pun jadi lebih rentan dengan berbagai penyakit. Kuncinya, mengkonsumsi makanan berkualitas secukupnya dan berolahraga secukupnya sesuai kebutuhan tubuh Anda. 

 

Ingin mengatur pola makan untuk membuat tubuh Anda lebih sehat? 

 

Previous Article
5 Cara Meningkatkan Kemampuan Otak
5 Cara Meningkatkan Kemampuan Otak

Banyak faktor yang membuat daya ingat melemah yang bukan disebabkan oleh usia. Artinya, daya ingat yang mem...

Next Article
6 Manfaat Lain Olahraga Teratur
6 Manfaat Lain Olahraga Teratur

Meski olahraga secara teratur memang kunci untuk menurunkan berat badan, namun banyak orang yang tidak tahu...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More