Secara Mengejutkan, Menggabungkan 2 Makanan Ini Ternyata Sehat Untuk Tubuh!

December 9, 2015 Fani Rachmita

Banyak makanan yang bila dikombinasikan, akan menjadi satu makanan dengan rasa lezat yang bikin nagih! Sebut saja, peanutbutter and jelly, burger and beers, alcohol and caffeine, hmmm menyebutnya saja sudah membuat air liur mengalir! Nah, tak hanya menawarkan rasa lezat di mulut, kolaborasi dua makanan juga dapat memberikan manfaat sehat pada tubuh! Berikut ini makanan-makanan yang bila dikombinasikan akan memberikan sinergi yang maksimal untuk Anda. (sumber: eat clean)


Tomat dan Alpukat 

(foto: food mayhem)


Bila Anda penyuka salad atau sayur-sayuran, kombinasikan dua bahan makanan ini dalam salah satu makanan Anda. Tomat sangat kaya lycopene, pigmen yang kaya anti-oksidan yang biasa kita kenal dengan nama karoten. Karoten dapat menurunkan resiko kanker dan penyakit kardiovaskular. Lemak dapat membuat karoten menjadi lebih fleksibel, jadi bila Anda sedang memakan makanan berlemak, tambahkan tomat ke dalam makanan Anda untuk menetralisir.

Bila Anda menyantap salad dengan isian tomat dan alpukat, jangan menambahkan low-fat dressing, malah tambahkan full-fat dressing! Menurut sebuah penelitian di Ohio State University, full-fat dressing menolong penyerapan karoten lain yang disebut lutein yang biasa ditemukan di sayuran berdaun hijau yang mempunyai manfaat baik untuk penglihatan Anda. Kalau Anda tidak suka full-fat dressing, tambahkan walnut, pistachio atau keju di atas sayuran Anda. 

Voucher Dining Senilai Rp. 50.000 dari Noi Pizza

 

Cokelat dan Apel 

(foto: taste)


Apel dikenal mengandung quercetin yang tinggi yang telah terbukti menurunkan resiko alergi, serangan jantung, Alzheimer, Parkinson, prostat dan bahkan kanker paru-paru. Di sisi lain, cokelat, anggur, anggur merah dan teh mengandung flavonoid catechin, anti-oksidan yang dapat menurunkan resiko kanker dan atheroscelorosis. Dua manfaat ini bila digabungkan, catechin dan quertecin, dapat menyairkan darah yang mengental, meningkatkan kesehatan cardiovaskular dan menyediakam kegiatan anticoagulant. Quercetin juga ditemukan di buckwheat, bawang dan raspberry. 

The Rain Chocolate Cake dari The Cake House


Kacang Kedelai dan Salmon 


Kacang kedelai yang dimaksud adalah kacang kedelai yang belum diproses seperti tahu atau edamame. Isoflavone di kacang kedelai dapat meningkatkan jumlah vitamin D dalam jaringan kulit usus. Semakin tinggi vitamin D proteksi terkena kanker pun semakin kuat. Sementara, ikan seperti salmon dan tuna juga mempunyai kandungan vitamin D yang tinggi. Jadi, gabungan salmon dengan edamame atau tahu, bisa menyumbang banyak kandungan vitamin D untuk tubuh Anda.

Shabu-shabu, Suki & Sushi All You Can Eat dari All Sedayu Hotel Kelapa Gading

 

Daging Merah dan Rosemary 

(foto: bon appetit

Daging merah memang tidak disarankan dalam dunia healthy eating, tapi bila Anda pintar meramunya, sajian ini bisa lolos dalam diet plan Anda. Rosemary, herb yang bila digabungkan dengan grilled food akan memberikan asam rosmarinic antiosidan dan asam carnosic, yang dalam sebuah studi terbukti dapat menurunkan resiko kanker yang ditimbulkan dari makanan yang dipanggang dengan batu bara. 

Rib Eye Steak (220gr) with Mashed Potato dari Wyl's Kitchen

 

Ikan dan Bawang Putih 

(foto: care2) 


Kebanyakan makanan laut mengandung banyak mineral seperti zinc, iron, copper, iodine dan selenium yang sangat bagus sebagai natural anti-inflammatory dan mengurangi kolesterol. Dan, memasak ikan Anda dengan bawang putih akan lebih menurunkan lagi kadar kolesterol dalam ikan. 

Paket Ikan Bakar dari Bakoe Dapa Ci'Mey

 

Almond dan Yoghurt 

(foto: myvega)


Banyak vitamin penting yang menjadi aktif dan diserap tubuh lebih baik saat disantap dengan lemak. Vitamin yang dianggap larut dalam lemak adalah vitamin A, D dan E. Wortel, brokoli dan kacang-kacangan harus disantap dengan lemak sehat seperti olive oil. Sementara bahan makanan yang kaya vitamin D termasuk ikan, susu, yogurt dan jus jeruk. Jadi, tambahkan almond ke yogurt Anda, atau makan makanan mengandung susu dan pasangan dengan orange juice. 

 

Previous Article
Stress Pasca Liburan? Ini Dia 7 Cara Mengatasinya
Stress Pasca Liburan? Ini Dia 7 Cara Mengatasinya

Dengan segala kemeriahan dan keseruan liburan, hal-hal yang Anda lakukan selama liburan ternyata juga dapat...

Next Article
Olahraga dan Pengaruhnya Untuk Otak Bahkan Mata!
Olahraga dan Pengaruhnya Untuk Otak Bahkan Mata!

Sudah rahasia umum kalau berdasarkan banyak penelitian, olahraga ternyata memang mampu meningkatkan kapabil...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More