Pssst! Ngegosip Ternyata Berguna dan Menyehatkan!

April 7, 2016 Fani Rachmita

Apa sih yang dilakukan wanita ketika ngumpul?? Ngegosip alias ngomongin orang tentu jadi topik utama bahkan ketika Anda tidak berniat melakukannya! Gosip bisa memuaskan hati namun sekaligus memunculkan rasa bersalah ketika melakukannya, sama seperti ketika Anda memesan dessert saat sedang diet, atau nonton sinetron saat tidak ada orang di rumah. (sumber: NBCNews)

Namun mungkin setelah Anda  membaca artikel ini, Anda tidak akan merasa terlalu bersalah lagi sehabis ngegosip. Karena menurut sebuah penelitian, gosip malahan membuat sehat. Gosip dianggap sebagai aktifitas sosial yang membuat kebudayaan bergerak dan mesin sosial berputar.

Menurut professor psychology di Knox College, Galesburg, Frank McAndrew, menggosip adalah kemampuan sosial, bukan cacat karakter. McAndrew bahkan membuat penelitian dengan mengumpulkan 140 mahasiswa/i dimana 98 wanita dan 42 pria disuruh untuk membaca 12 seri fiksi singkat untuk menstimulasi kegiatan menggosip.

Beberapa cerita mempunya tema yang positif seperti memenangkan award atau mendapatkan uang dalam jumlah yang besar. Sebagian cerita lagi mempunyai tema yang negatif seperti perilaku mabuk, sexual behaviour, judi dan menyontek. Setelah membaca masing-masing cerita, setiap mahasiswa/i diminta untuk memberi ranking bagaimana mereka mau menyampaikan cerita kepada orang lain berdasarkan kedekatan dengan narasumber. Hasilnya, yang diterbitkan oleh Journal of Applied Social Psychology, gosip dikontrol oleh apa yang dibaca atau didengar orang. Dan bila informasi negatif tentang seseorang, mereka lebih "senang" menyampaikan atau menceritakannya kepada orang lain bila berita tersebut berkaitan dengan gender yang sama. Dan mereka juga senang menyampaikan kabar baik bila berkaitan dengan teman mereka.

 

Gosip Sehat

Hasil penelitian ini berkaitan dengan perubahan artikel favorit di majalah gosip yang melibatkan pembacanya. Pembaca kini, lebih senang mendengar berita baik tentang selebritis. Mereka senang mendengar berita tentang pernikahan, kelahiran, tunangan dan romansa. Namun, di sisi lain, mereka juga senang melihat selebritas dan sosialita terlihat dengan tubuh yang kelebihan lemak, karena membuat mereka merasa lebih baik tentang dirinya sendiri.

Saat bergosip, Anda sedang menciptakan hubungan yang erat dengan teman-teman Anda dan ini adalah saat dimana Anda bisa menghakimi orang lain dengan bebas. Saat Anda mengetahui hal buruk terjadi pada orang yang jahat, Anda merasa lebih baik. Dan bila Anda mendengar kabar baik dari orang yang Anda suka, Anda merasa terwakilkan. Inilah bergosip yang bisa menyehatkan Anda.

Gosip yang baik adalah bila Anda menggunakannya atau melakukannya secara selektif pada social group-nya. Sangat penting untuk berbagi cerita, namun jangan membuatnya diskriminatif. Jangan membicarakan orang tanpa tujuan karena hanya berniat berbicara hal buruk tentang seseorang. Biasanya orang-orang seperti ini ingin mendapatkan perhatian dan ingin menjadi si pencerita dalam grupnya tanpa menyadari kalau apa yang mereka lakukan, dapat menyakiti orang lain.

 

Ngegosip Sambil Manicure - Pedicure yuk!

 

Previous Article
Tempat Spa Terbaik untuk Pijat Ala Bali di Bali  Part. 1
Tempat Spa Terbaik untuk Pijat Ala Bali di Bali Part. 1

Siap memanjakan tubuh Anda dengan pijat ala Bali? Berikut rekomendasi tempatnya.

Next Article
5 Rumah Spa di Nusa Dua Untuk Menikmati Aromatherapy Massage, Outdoor Jacuzzi, Cocok Bagi Honeymooners!
5 Rumah Spa di Nusa Dua Untuk Menikmati Aromatherapy Massage, Outdoor Jacuzzi, Cocok Bagi Honeymooners!

Pilih yang paling sesuai dengan Anda.

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More