Perlukah Selena Gomez & Justin Bieber Berteman Setelah Putus?

July 12, 2016 Fani Rachmita

Ada alasan kenapa mantan dipanggil mantan. Namun para mantan ini memang pernah menjadi bagian dari hidup Anda. Dan sangat lumrah untuk Anda merasa punya kewajiban untuk menjaga hubungan ini dalam kapasitas tertentu. Banyak orang yang mencoba untuk menjadi teman setelah putus dari hubungan dan beberapa dari mereka sukses melakukannya. 

Hmm... lalu kenapa sebagian orang seperti Justin Bieber dan Selena Gomez tidak bisa lagi ya berteman setelah sudah tidak resmi pacaran? Ternyata ada alasan psikologisnya lho! Tak percaya? Simak penjelasan Juliana Breines, Ph.D. lewat tulisannya di psychology today. 

 

1. Lingkaran Teman yang Sama

Kecuali Anda ingin bertemu terus dengan mantan Anda saat kumpul dengan teman-teman yang juga teman mantan Anda, mungkin sudah saatnya Anda memberikan garis tegas bahwa Anda dan dia memang tidak berteman. Jadi, Anda (dan si mantan) tidak perlu ber-awkward-awkward dan berusaha calm bila bertemu dengan lingkaran teman yang sama. Anda berdua punya hak untuk bersenang-senang tanpa harus "terganggu" dengan kehadiran mantan Anda. 

 

2. Merasa Tidak enak 

Bila situasinya Anda yang memutuskan si mantan dan mantan tidak terima, Anda pasti merasa bersalah dan berusaha untuk tidak menyakiti si mantan lagi dengan menolak berteman dengan mereka. Tapi sesungguhnya, menjaga perasaan mereka sudah bukan tanggung jawab Anda lagi dan support Anda justru bisa memperburuknya. Dengan memberikan support, mantan akan merasa nyaman dan menjadi bergantung pada Anda!

 

3. Update Kehidupan Mereka 

Meski Anda menyadari kalau hubungan dengan si mantan memang bukan jalannya, namun akan tetap menyakitkan melihat mantan menemukan kebahagiaan dengan orang lain. Tetap berteman dengan mereka membuat Anda tetap ter-update dengan dating life mereka dan bisa mempengaruhi Anda. Terlibat dengan kehidupan si mantan tidak hanya masih mengobrol atau bertemau, semudah masih berteman dengan mereka di Facebook juga bisa dihitung terlibat dengan mantan lho. Menurut hasil survey di majalah Men's Health, dari 3,000 orang, 85%-nya mengaku masih mengecek Facebook mantan dan 17% lainnya mengaku mengecek setiap satu kali seminggu! 

 

3. Bikin Kesepian 

Mantan yang jadi teman adalah solusi termudah kala Anda ingin hang out  di malam minggu. Masalahnya, Anda jadi tidak bergaul atau mencari orang baru selain si mantan. Selain membuat hubungan sosial Anda ter-block, ini juga bisa mengarah ke on-off relationship lagi dengan si mantan. 

 

4. Rumput Tetangga Lebih Hijau 

Kalau hubungan baru Anda kurang menyenangkan, penelitian mengatakan kemungkinan Anda untuk kembali mengontak mantan menjadi lebih besar! Rasanya sempurna bila mengingat-ingat momen-momen romantis bersama si mantan, rumput tetangga terlihat lebih hijau kalau begini. Hati-hati, perasaan ini bisa jadi jebakan. Kalau Anda terus melihat dan membandingkan hubungan Anda sekarang dengan hubungan dengan mantan, Anda tidak akan merasa senang dan puas dengan hubungan baru Anda yang lain! 

 

5. Berharap Berubah 

Mungkin Anda putus karena mantan Anda alkoholik atau suka memukul dan Anda berharap ia berubah dan belajar dari kesalahan. Dengan menjadi teman mereka, Anda dapat memantau si mantan dan mungkin membantu mereka berubah. Di beberapa kasus, ini bisa menjadi upaya rekonsiliasi yang dapat memotivasi perubahan, namun bisa jadi sinyal buat si mantan kalau Anda mudah didapatkan kembali. Alih-alih berubah, si mantan malah jadi lebih fokus untuk membuktikan pada Anda kalau mereka berubah tapi dengan intensi lain, untuk mendapatkan Anda kembali.

 

6. Cadangan

Perlu diakui, salah satu alasan Anda berteman dengan mantan karena Anda diam-diam berharap mereka bisa jadi "cadangan" kalau-kalau Anda tidak menemukan yang baru. Ini tentunya sangat tidak adil untuk mantan Anda, dan di saat yang sama bisa menahan Anda untuk melanjutkan hidup. Kadang Anda harus menutup pintu serapat-rapatnya bila Anda ingin pintu lain terbuka. 

 

7. Tidak Menerima Kata "Tidak" 

Bagaimana kalau si mantan bersikeras untuk tetap berhubungan dengan Anda dalam bentuk apapun? Sekali lagi, Anda harus bersikap tegas. Mantan jenis ini tidak menerima kata "tidak" dan berpotensi akan mencoba segala cara untuk masuk ke dalam hidup Anda! 

 

9. Harapan Palsu

Bila Anda tahu si mantan masih ada rasa pada Anda dan Anda tidak merasakan yang sama, yang bisa Anda lakukan adalah merelakan mereka. Menghabiskan waktu dengan si mantan bisa membuat Anda merasa lebih baik tentang diri Anda, tapi ini bisa memberikan harapan palsu pada si mantan. Anda mungkin jelas berpikir kalau hubungan ini hanyalah teman, tapi belum tentu si mantan berpikiran sama.  

 

10. Masih Cinta 

Anda yang masih punya perasaan pada si mantan? Dan berharap bisa balikan lagi? Berteman dengan mereka bisa jadi salah satu cara. Tapi bagaimana kalau situasinya jadi kebalikan dari poin 9. Mantan merasa hubungan Anda "tok" teman, tapi Anda mengharapkan yang lain. Ini akan membuat Anda patah hati lagi dan merasa buruk akan diri sendiri. 

 

 

Previous Article
Pokémon Go Baik Untuk Kesehatan Mental Anda, Tapi........
Pokémon Go Baik Untuk Kesehatan Mental Anda, Tapi........

Awalnya, banyak yang merasa skeptis pada permainan ini, namun ternyata Pokémon Go mempunyai dampak yang lua...

Next Article
Belum Kekinian Kalau Belum Coba Ear Makeup
Belum Kekinian Kalau Belum Coba Ear Makeup

Tren ini sebenarnya sudah bergaung sejak Paris Fashion Week di 2014 lalu. Desainer Anthony Vaccarello mengu...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More