Metabolisme Tetap Kuat dan Sehat Tak Terhalang Umur

August 16, 2016 Fani Rachmita

Setiap sel dalam tubuh memerlukan energi untuk berfungsi, dari mulai menyalurkan nutrisi ke otak, memompa oksigen dari paru-paru ke otot Anda saat berjalan, atau memproduksi sel darah putih yang dapat melawan infeksi. Metabolisme adalah nama untuk sistem tersebut dimana tubuh mengkonversi kalori dalam makanan menjadi energi untuk membuat sel-sel berfungsi. (sumber: Cooking Light) 

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi metabolisme Anda, sehingga setiap orang memiliki metabolisme yang berbeda. Meski begitu, metabolisme bukanlah sesuatu yang pasti, bisa dirubah Bahkan sesungguhnya metabolisme berubah secara konstan sepanjang hari dan tahun. 

Peneliti memperkirakan bahwa BMR (Base Metabolic Rate) melambat sebanyak 2 hingga 3 persen setiap dekade dimulai pada umur 20 tahun. Perubahan komposisi tubuh adalah faktor penting pada proses yang melambat ini. Ketika kita menua, massa otot menurun. Wanita biasanya kehilangan 10 hingga 15 persen massa ototnya pada umur 20 hingga 50 tahun. Nah, bagaimana caranya mempertahankan metabolisme yang sehat dan kuat seiring bertambahnya usia?

 

Frekuensi Latihan 

Tubuh yang tidak aktif adalah alasan utama hilangnya otot yang menyebabkan lemak menggantikan hilangnya otot ini, karena otot lebih aktif secara metabolic dibanding lemak. Otot membakar kalori sedangkan lemak menyimpan mereka. Jadi, jangan kurangi frekuensi latihan Anda. Latihan olahraga  menjaga "mesin" Anda tetap berjalan. Saat Anda jalan, lari atau angkat beban, Anda meningkatkan kebutuhan energi yang dibutuhkan tubuh dan sekaligus meningkatkan metabolisme Anda.

 

Olahraga dengan Beban

Latihan yang fokus pada kekuatan menolong proses hilangnya massa otot yang berkaitan dengan bertambahnya umur. Ini juga memberikan boost pada metabolisme Anda. Wanita yang melakukan strength trains 3 kali dalam seminggu dalam waktu 6 bulan dapat membentuk otot untuk membakar 10 hingga 32 kalori ekstra setiap harinya. Untuk keuntungan metabolisme yang maksimal, fokus pada latihan yang dapat mempengaruhi grup otot seperti squats dan lunges untuk kaki. 

 

Eat Less

Beberapa pakar merekomendasikan "grazing", mengkonsumsi 5 atau 6 makanan dalam porsi kecil sepanjang hari. Grazing dapat menormalkan level gula darah di tubuh dibanding saat Anda makan dengan porsi lebih besar 3 kali sehari. 

 

Tidur Nyenyak

Peneliti di Columbia University, New York menemukan bahwa orang yang tidur 6 jam atau kurang per-malam, 23% lebih berat dibanding mereka yang tidur  7 hingga 9 jam per malam. Kurang tidur menyebabkan penurunan leptin dan menaikkan level grehlin. 

 

Tertawa

Tertawa dapat mem-boost metabolisme Anda. Beberapa peneliti di Vanderbilt University menemukan bahwa tertawa 10 hingga 15 menit dapat meningkatkan pengeluaran energi. Saat peneliti menempatkan pasangan dalam "ruang metabolisme", ruangan kecil yang dapat mengukur pengeluaran panas untuk mengkalkulasikan level metabolisme seseorang, dan menunjukkan kepada mereka video lucu, level metabolisme mereka naik hingga 10 sampai 40 kalori.

 

Previous Article
Jangan Percaya 5 Tips Diet Ini
Jangan Percaya 5 Tips Diet Ini

Banyak tips diet dan kesehatan yang dengan mudah bisa Anda akses melalui platform manapun. Namun, jangan sa...

Next Article
Bekam yang Jadi Idola Para Atlet Olimpiade
Bekam yang Jadi Idola Para Atlet Olimpiade

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More