3 Dampak Stress Pada Tubuh dan Bagaimana Mengatasinya

September 13, 2016 Fani Rachmita

Apa yang diakibatkan oleh stress ternyata tidak hanya mengakibatkan permasalahan mental semata. Kondisi tubuh pun bisa dengan mudah terkena dampaknya bila kita tidak dapat mengendalikan stress. (sumber: Cosmopolitan)

Mulai dari anggota tubuh yang tak berfungsi atau mengalami penurunan kualitas hingga penyakit yang tidak sembuh. Cek artikel ini untuk mengetahui apa saja yang dapat dihasilkan oleh stress pada tubuh Anda. 

 

Kuku yang Jelek 

Tidak hanya rasa gugup yang membuat seseorang gemar mengigiti kuku. Kuku juga bisa rusak dan rapuh karena alasan lain yang besar seperti perceraian atau kematian keluarga. Menurut Whitney Bowe, MD, dermatologis di NYC, ini disebut beau's lines dimana saat seseorang merasa emosinya tegang, tubuh menarik energi dari sel-sel kuku untuk dialihkan ke organ tubuh lain yang lebih besar. 

Solusi: Konsumsi diet meal yang kaya akan protein seperti ikan, telur, makanan berbahan susu dan lentil yang sangat bagus untuk menguatkan kuku. Anda juga bisa meningkatkannya dengan mengkonsumsi asam omega-3 dan vitamin B yang dapat ditemukan di salmon, alpukat dan kacang-kacangan. Untuk melindungi kuku dari terkelupas atau patah, oleskan minyak bunga matahari atau almond di kutikula setiap malam untuk melembabkan sekaligus melindungi kuku. 

 

Flu yang Tidak Sembuh 

Penelitian di Carneige Mellon University menemukan bahwa menjadi stress dapat melipatgandakan peluang Anda terkena flu. Saat kita di bawah tekanan atau stress, tubuh akan memompa kortisol, dimana ia akan berinteraksi dengan sel darah putih (sel darah yang memberikan kekuatan pada sistem imun). Bila sel darah putih menurun kekuatannya, Anda secara otomatis tidak bisa melawan infeksi. 

Solusi: Obat-obatan seperti antihistamines dapat meredakan gejalanya, namun flu adalah virus yang artinya tidak obat yang dapat menghentikannya dengan segera. Yang bisa Anda lakukan adalah menambah jam istirahat (coba untuk mendapatkan tidur 7 jam semalam) untuk membangun kembali sistem imun Anda. Meditasi juga dapat membantu meredakan parahnya flu dan durasi infeksi pernapasan hingga 60% dan 43%. 

 

Otot Kaku 

Saat tubuh merasakan bahaya, otot akan tegang. Ini akan berakibat ke nyeri dan kaku di leher, punggung dan bahu. Energi stress juga akan mempengaruhi postur Anda dan membuat tekanan pada sendi. 

Solusi: Stretching dapat menjadi solusi untuk menurunkan tekanan. Letakkan tangan di belakan kepala untuk membentuk posisi dada terbuka. Putar badan ke kiri dan ke kanan untuk merilekskan otot punggung. Perhatikan pose duduk Anda, pastikan untuk selalu duduk tegak. University of Auckalan pernah mengadakan penelitian dimana mereka menemukan bahwa posisi duduk yang bagus dapat mengurangi stress dan membuat mood lebih baik. 

Previous Article
7 Tanda Kalau Salon Kuku Anda Beretika
7 Tanda Kalau Salon Kuku Anda Beretika

Banyak salon kuku yang mudah ditemui sekarang. Anda bisa dengan bebas memilih salon kuku mana yang ingin An...

Next Article
Si Cepol Berantakan Dengan Berbagai Gaya
Si Cepol Berantakan Dengan Berbagai Gaya

Si rambut sanggul kembali jadi trend! Alih-alih menyasak rambut tinggi-tinggi dan dibuat kaku, trend sanggu...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More