Waspada, Inilah Bahaya Lupa Melepas Lensa Kontak

July 25, 2017 Chatarina Komala

Ilustrasi: www.aopa.org

Baru-baru ini, Anda mungkin tahu pemberitaan tentang Viva Permata Donna--seorang mantan model asal Balikpapan, Kalimantan Timur. Lantaran lupa melepas lensa kontak, ia harus kehilangan penglihatannya, sejak tahun 2013.

Mulanya, ada gejala nyeri, mata merah, dan gatal yang terasa pada mata sebelah kanannya. Karena menganggap sepele dan bisa sembuh seiring waktu, ia pun mengabaikan keluhan tersebut. Sayang, alih-alih sembuh, kondisi matanya justru memburuk. Di suatu pagi, ia merasa pandangannya mulai kabur, dan satu bulan kemudian, ia benar-benar tidak dapat melihat apa pun.

Kerusakan pada Retina

Dokter mengatakan, kebutaan permanen ini diakibatkan oleh rusaknya retina mata kanan dan kiri. Bahkan, sejumlah pihak menyatakan, kasus Donna sudah tidak bisa ditolong, sekalipun telah dilakukan operasi atau donor mata.

Kebutaan ini sendiri, tidak berkaitan dengan riwayat penyakit maupun keturunan. Seluruhnya, murni karena kelalaian Donna melepas lensa kontak yang terpasang di kedua matanya. 

"Memang sering pakai softlens saat kerja. Karena pulang larut malam dan capek, dia lupa melepasnya sampai besok pagi," tutur ibu Donna.

Adapun kasus kerusakan mata akibat sembarang menggunakan lensa kontak, bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, kebutaan permanen juga dialami oleh seorang mahasiswa asal Taiwan. Perempuan yang akrab disebut Kao ini rupanya telah menggunakan lensa kontak selama enam bulan, tanpa pernah membersihkan/melepasnya. Akibatnya, mata Kao menjadi sarang amoeba berbahaya, yang kemudian menggerogoti permukaan matanya.

Selain Kao dan Donna, ada pula Jess Greaney, seorang mahasiswa Inggris. Perbedaannya, Greaney “nyaris” kehilangan penglihatan, sebab kornea matanya digerogoti parasit Acanthamoeba Keratitis.

(Baca juga: Hati-hati dengan Tren Lensa Kontak Ini)

Jangan Asal Pakai Lensa Kontak

Ilustrasi: www.wisevisiononline.com

Bagi sebagian orang, penggunaan lensa kontak memang sudah jadi kebutuhan. Biasanya, selain kepraktisan, ada pula tuntutan untuk tampil cantik.

Tidak ada salahnya menggunakan lensa kontak. Namun, cara penggunaan dan perawatannya harus tetap diperhatikan. Apa pun alasannya, menggunakan lensa kontak selama 24 jam penuh bisa berakibat buruk bagi kesehatan mata. Setidaknya, data dari Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan, sebanyak 25 persen infeksi mata di dunia, cenderung disebabkan oleh penggunaan lensa kontak yang tidak benar.

Perihal risiko lupa melepas lensa saat tidur, harus diingat bahwa istirahat di malam hari memiliki jangka waktu yang panjang. Jika dilakukan terus menerus, kadar oksigen dalam mata akan berkurang dan memicu masuknya bakteri ke dalam mata. Efeknya pun beragam, bisa berupa iritasi, hingga kebutaan.

“Pemakai lensa kontak punya risiko tinggi terkena penyakit mata ketimbang pengguna kacamata. Kurangnya oksigen bisa menghancurkan jaringan pada permukaan mata, menyebabkan luka yang dapat dengan mudah terinfeksi bakteri, bahkan membantu ‘penyebaran’ bakteri itu sendiri,” ungkap Wu Jian-Liang dari Wan Fang Hospital, Taipei.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dr. Christopher Quinn, presiden asosiasi dokter mata di Amerika, "Membiarkan lensa kontak saat tidur berisiko infeksi mata, bahkan jika dilakukan setiap hari, maka bukan tidak mungkin mata Anda akan rabun atau bahkan mengalami kebutaan."

Namun, jika sudah telanjur, Anda bisa segera membersihkan mata dengan obat tetes khusus agar lensa mudah dilepas. Setelahnya, bersihkan lagi mata dan berikan waktu "istirahat". Adapun untuk meminimalkan risiko, Anda bisa menggunakan lensa kontak harian, membeli di tempat tepercaya, serta mencuci tangan sebelum menggunakan dan melepas soft contact lenses.

  

 

Previous Article
Tampil Nyentrik, Yuk, Intip Sepuluh Kostum Paling Unik di Red Carpet
Tampil Nyentrik, Yuk, Intip Sepuluh Kostum Paling Unik di Red Carpet

Next Article
Foto Formal Terkesan Kaku? Inilah Lima Cara Mengakalinya!
Foto Formal Terkesan Kaku? Inilah Lima Cara Mengakalinya!

Agar hasil foto lebih fotogenik, berikut adalah lima tips dan trik yang bisa langsung Anda praktikkan.

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More