Sepuluh Jenis Diet Paling Aneh Dunia, Pilih yang Mana?

July 28, 2017 Chatarina Komala

Siapa sih yang tidak ingin punya tubuh ramping dan kencang?

Jika sudah begini, tidak heran segala macam cara pun rela dicoba. Termasuk, jenis diet ekstrem dan aneh berikut. Apa saja? 

(Baca juga: Ga Harus Lapar Kalau Mau Langsing, Justru Harus Konsumsi 10 Item Ini)

1. Bola Kapas

Ilustrasi: www.ahchealthenews.com

Konon, terdapat satu metode diet aneh dan berbahaya yang lazim di kalangan para model. Untuk menjaga bobot tubuh tetap langsing, mereka akan mencelupkan bola kapas ke dalam jus jeruk, lalu memakannya. Nah, tekstur kapas yang mengembang sendiri bisa membuat perut penuh, dan menciptakan efek kenyang--sekalipun mereka tidak makan apa pun!

2. Pipa Makanan

Ilustrasi: www.caravansplus.com.au

Ingin menurunkan lima kilogram dalam waktu delapan hari?

Anda bisa mencoba cara perempuan asal Florida, Jessica Sneijder, yang meletakkan pipa di hidung hingga ke dalam perut. Dengan begini, ia bisa mengontrol jumlah kalori maupun asupan yang masuk ke tubuhnya. Namun, cara ini bukan tanpa risiko, lho. Buktinya, ia mengeluhkan sejumlah efek samping seperti pusing mual, pusing yang hebat, serta sulitnya buang air besar.

3. Operasi Lidah

Ilustrasi: www.salon.com

Bagaimana rasanya menurunkan nafsu makan dengan "menjahit" lidah?

Saking besarnya keinginan untuk kurus, dua wanita asal Amerika Serikat nekat melakukan diet ekstrem ini. Berbekal USD2.000 (sekitar Rp21 juta), mereka menjalani bedah lidah dengan menjahit lembaran plastik seperti pranko. 

Setelah menjalani bedah yang aneh itu, mereka tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan padat. Adapun jahitan lembaran plastik ini, membuat lidah mati rasa, sehingga kehilangan nafsu makan. Nah, sebagai gantinya, mereka hanya "minum" cairan penahan lapar. 

Memang, sih, dalam waktu 30 hari, mereka berhasil menurunkan berat badan sekitar 10 kilogram. Namun, bagaimana soal kesehatan dan kenyamanan, ya?

4. Melatih Teknik Pernapasan

Ilustrasi: www.thankyourbody.com

Mulanya, Ryosuke Miki--aktor asal Jepang, melakukan latihan pernapasan, sebagai terapi untuk mengurangi rasa sakit pada punggungnya. Namun, selama proses 50 hari, ia menyadari bahwa latihan itu juga bisa mengurangi bobotnya hingga 12 kilogram. 

Terlepas dari turun/tidaknya bobot tubuh, beberapa penelitian menunjukkan, pernapasan yang baik mampu melatih otot dan membuat Anda lebih segar.

5. Mengecilkan Lambung

Ilustrasi: www.wisegeekhealth.com

Terdapat pandangan umum yang meyakini, ukuran lambung yang besar berdampak pada meningkatnya "kebutuhan" makan.

Anggapan inilah yang lantas membuat perempuan asal Inggris, Julie Dunbar, memutuskan untuk menjalani operasi pengecilan lambung. Sayangnya, operasi ini justru membuat tubuhnya tidak dapat menyerap nutrisi, sehingga jadi terlampau kurus dan kurang gizi.

Kini, ia pun harus terus makan banyak--sekitar lima ribu kalori/hari, untuk bisa bertahan hidup. 

6. Gravitasi Bulan

Ilustrasi: www.almanac.com

Banyak orang menyebutnya sebagai metode diet "manusia serigala". Sebelumnya, hal ini lazim dilakukan oleh para wanita di kawasan Amerika Latin.

Nah, dengan mengikuti diet ini, Anda dianjurkan untuk makan sesuai dengan fase bulan--terlebih berdasarkan prinsip gravitasi. Ketika bulan purnama datang, Anda harus berpuasa selama 24 jam lamanya dan mengonsumsi makanan tertentu. Adapun gravitasi bulan, dipercaya mampu mengurangi kandungan air pada tubuh. Jadi, Anda bisa memanfaatkan fase ini untuk detoksifikasi dan menurunkan berat badan. 

7. Cacing Pita

Ilustrasi: www.hellosehat.com

Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu menelan pil berisi telur atau cacing pita raksasa berjenis Taenia saginata. Cacing ini, bisa tumbuh sepanjang sembilan meter di dalam tubuh, dan diyakini mampu menyerap porsi makanan berlebih pada tubuh.

Memang, secara teknis--cara ini bisa menurunkan berat badan Anda. Namun, temuan terbaru menunjukkan, hal ini bisa sangat berbahaya. Alih-alih "menyehatkan", memelihara cacing pita sepanjang sembilan meter justru akan mengakibatkan ragam komplikasi di dalam tubuh Anda.

8. Pita

Ilustrasi: www.journeytohealth.co.nz

Terinspirasi dari para perempuan Prancis, metode diet ini mewajibkan Anda "melingkarkan" pita di sekeliling pinggang sebelum makan. Nah, jika pita tersebut sudah terasa sesak, ini artinya Anda harus segera berhenti makan. Mudah, bukan?

9. Sinar Matahari

Ilustrasi: www.dissolve.com

Populer di Tiongkok, metode diet ini meminta Anda melewatkan satu hidangan, lalu menggantinya dengan memandang sinar Matahari selama 44 menit. Harus diterapkan setiap hari, para penganut diet ini meyakini, hal itu bisa menyerap energi Matahari ke dalam tubuh, membantu mengurangi nafsu makan, serta meningkatkan kualitas tidur dan penglihatan. 

Sayangnya, alih-alih bekerja, seorang wanita asal Swiss justru meninggal dunia akibat metode ekstrem ini. 

(Baca juga: Siapa Bilang Diet Nggak Enak? Santap Aja 6 Makanan Ini)

10. “Sleeping Beauty”

Ilustrasi: www.besthealthmag.ca

Ditemukan pada tahun 1970, diet ini menekankan pada risiko makan yang lebih tinggi saat kita bangun. Itu sebabnya, tidur dalam waktu lama menjadi solusi untuk menekan nafsu makan yang tinggi. Sayangnya, hal ini justru disalahartikan oleh para pengikutnya.

Alih-alih memiliki pola tidur seimbang, mereka justru minum obat penenang dalam dosis tinggi, lalu tidur selama berhari-hari dalam satu waktu. Memang, sih, cara ini bekerja untuk menurunkan bobot tubuh. Namun, bagaimana soal kesehatannya?  

Previous Article
Dari Risiko Rontok Hingga “Menghemat” Makeup, Ini Dia Pro-Kontra Eyelash Extension
Dari Risiko Rontok Hingga “Menghemat” Makeup, Ini Dia Pro-Kontra Eyelash Extension

Eyelash extension kerap dimanfaatkan sebagai solusi menambah panjang dan “volume” bulu mata. Tujuannya, unt...

Next Article
Cara Praktis Memadupadankan Floral Dress
Cara Praktis Memadupadankan Floral Dress

Tidak selalu identik dengan kesan feminin. Faktanya, dress bermotif bunga-bunga ini bisa Anda pasangkan den...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More