Jangan Keburu Ingin Resign, Ini Dia Delapan Cara Mengatasi Stres di Kantor!

August 23, 2017 Chatarina Komala

Padatnya aktivitas, pun beban kerja yang berat, sering kali bikin niat “resign” terlintas begitu saja. Padahal, stres di kantor tidak melulu berarti Anda harus segera pindah dan mencari pekerjaan baru.

Stres, memang bukanlah sebuah penyakit. Namun, tidak berarti “bisa sembuh” dengan sendirinya. Bahkan, jika terus didiamkan, stres juga bisa berdampak pada buruknya penampilan, hingga masalah kesehatan.

Setidaknya, ada beberapa hal yang menyebabkan Anda stres di tempat kerja. Ini mencakup faktor eksternal (tingginya target, kurangnya komunikasi yang baik, dan kondisi kantor yang kurang memadai) sampai faktor internal (masalah pribadi dan kebiasaan menunda pekerjaan).

Nah, daripada buru-buru merencanakan resign, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi stres di tempat kerja.

(Baca juga: Ke Mana Setelah Pulang Kantor?)

1. Kerja Hanya di Kantor

Ilustrasi: www.drshakyacurrentaffairs.com

Tahukah Anda, terlalu banyak lembur bukanlah sebuah keputusan yang bijak? Apalagi, jika sampai “membawa” pekerjaan ke rumah.

Sebagian dari Anda mungkin menganggap, bekerja “lembur” adalah sebuah loyalitas terbaik yang bisa diberikan oleh seorang karyawan kepada perusahaannya. Namun, harus diingat—tubuh Anda memiliki waktu produktifnya sendiri. Terlalu sering “memaksakan” diri bekerja, terlebih jika lewat batas waktu hanya akan berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Dampaknya mungkin tidak akan terasa secara langsung. Namun, jika hal ini terus dilakukan, cepat atau lambat, tubuh pun akan menyerah. Jadi, mulai sekarang—cobalah untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor. Manfaatkan waktu sebaik mungkin, sehingga Anda tidak perlu lagi pulang larut.

2. Sistem Kerja yang Baik

Ilustrasi: www.techrepublic.com

Stres di kantor, kerap kali disebabkan oleh sistem kerja yang berantakan dan tidak terorganisasi. Nah, untuk mengatasinya, Anda bisa membuat semacam to do list sebagai panduan kerja setiap harinya. Adapun cara ini bisa menjauhkan Anda dari beragam kesalahan, yang mungkin muncul akibat terlalu buru-buru. Di sisi lain, mencentang satu daftar yang telah usai dikerjakan, juga bisa meningkatkan mood, lho.

Jika hal tersebut belum cukup membantu, Anda bisa menguraikan hal-hal yang bikin Anda tertekan. Analisis satu per satu, lalu cari solusinya.

3. Jangan Menunda Pekerjaan

Ilustrasi: www.women2.com

Hindari kebiasaan menunda pekerjaan. Bahkan, sekalipun hal yang harus Anda kerjakan terasa sangat sulit. Agar tidak terlalu banyak membuang waktu, Anda bisa mengerjakan hal-hal kecil—seperti menyiapkan rancangan kerja, merapikan daftar klien, atau mengirimkan email. Intinya, jangan pernah membiarkan waktu Anda terbuang sia-sia. Kerjakan hal yang bisa Anda lakukan. Jika sulit—mulailah dari hal kecil terlebih dulu.

Selalu selesaikan dan penuhi to do list tepat waktu. Tujuannya, agar nantinya, Anda bisa punya waktu cukup untuk beristirahat. Jika mengalami kesulitan atau butuh informasi, jangan ragu untuk bertanya kepada siapa pun, tidak terkecuali atasan Anda.

4. Berani Katakan “Tidak”

Ilustrasi: www.inspirationclub.org.uk

Tim peneliti dari University of Copenhagen, Denmark menemukan—menjadi multitasking rupanya berbahaya bagi produktivitas.

Hal ini berhubungan dengan beberapa area otak, yang kinerjanya bisa menurun akibat fokus yang berganti-ganti. Pun itu sebabnya, mulai sekarang—jangan keburu mengatakan “ya”, untuk seluruh pekerjaan, yang sebetulnya bukan bagian dari pekerjaan Anda. Selain menyebabkan stres, terlalu banyak mengurus hal berbeda dalam waktu yang sama, juga akan membuat pekerjaan Anda jadi kurang maksimal.

5. Beri Waktu Pikiran Beristirahat

Ilustrasi: www.telegraph.co.uk

Sebelum berangkat ke kantor, Anda bisa menyempatkan setidaknya 15 hingga 30 menit untuk meditasi atau yoga. Nah, ketika pikiran mulai penuh dan penat, cobalah mengalihkan fokus pada hal lain. Bisa dengan mendengarkan musik, menggambar, corat-coret kertas, menjahit, atau justru tidur sebentar.

6. Komunikasikan dengan Atasan

Ilustrasi: www.educatetoadvance.com

Perasaan tertekan, takut, cemas, dan lelah, jangan disimpan sendirian. Anda bisa, kok, berbagi kepada rekan kerja atau justru atasan. Bicarakan dengan mereka, hal-hal apa saja yang selama ini membuat Anda kesulitan dan merasa stres. Entah itu beban pekerjaan, suasana kerja yang tidak nyaman, atau justru perkara gaji yang tidak setimpal. Siapa tahu, orang lain bisa memberikan solusi yang membantu, seperti izin cuti, kerja dari rumah, bahkan naik gaji!

7. Ciptakan Iklim Kerja yang Nyaman

Ilustrasi: www.linkedin.com

Beragam drama, konflik kepentingan, dan atmosfer kantor yang panas bikin Anda nggak betah?

Eits, jangan keburu menyerah dan ingin pindah. Memang, hubungan antarkaryawan yang tidak harmonis, kerap kali membuat seseorang tidak betah berada di kantor. Namun, hal tersebut bukanlah sesuatu yang bisa berubah dengan sendirinya. Diperlukan partisipasi dan kerja sama dari seluruh bagian perusahaan. Tidak terkecuali, Anda.

Toh, bukankah lebih baik, jika Anda menjadi pionir dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman, bukan?

 (Baca juga: Menolak Pekerjaan dari Bos Saat Liburan)

8. Pola Hidup Sehat

Ilustrasi: www.star2.com

Rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi, bukan cuma menjaga kesehatan fisik, melainkan mental. Nah, jika Anda mulai lelah dan jenuh terhadap pekerjaan—tidak ada salahnya melakukan sedikit olahraga atau peregangan untuk melancarkan peredaran darah.

Selain itu, jangan lupa memanfaatkan waktu libur untuk rekreasi. Setidaknya, sebulan sekali—rencanakan perjalanan “bebas laptop dan smartphone”. Adapun rekreasi merupakan salah satu cara terbaik untuk menenangkan diri, sekaligus mengisi ulang tenaga yang telah terkuras di tempat kerja.

 

Yuk, Redakan Stres dan Tegang dengan Kupon Beli 1 Sekar Wangi Spa Gratis 1 Chemical Soft Peeling dari House of D'Aulia

Previous Article
Makin Gaya dengan Scarf!
Makin Gaya dengan Scarf!

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dengan selembar kain bermotif cantik ini. Apa saja? Yuk, simak tujuh ...

Next Article
Ingin Beli Sepatu Olahraga Baru? Yuk, Pertimbangkan Enam Hal Berikut!
Ingin Beli Sepatu Olahraga Baru? Yuk, Pertimbangkan Enam Hal Berikut!

Kehadiran sepatu, penting untuk proses olahraga yang baik dan benar.

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More