Selamat Tinggal Skinny Jeans!

August 28, 2017 Chatarina Komala

Menjadi item fashion “wajib” semua orang,  faktanya—ada beberapa dampak negatif  dari pemakaian skinny jeans bagi rutinitas harian.

Silakan Anda tanya ke diri sendiri: apakah  selama ini, pemakaian skinny jeans benar-benar nyaman? Kendati digunakan untuk beragam kegiatan—kerja, nongkrong, belanja, hingga hiking, penggunaan skinny jeans sebetulnya bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh, lho. Belum lagi, faktor lain yang merugikan penampilan.

Nah, sebelum bilang “selamat tinggal” pada model skinny jeans, berikut adalah beberapa dampak berbahaya dari terus memakai skinny jeans.

(Baca juga9 Hal Menarik Tentang Setelan Jas)

1. Memperburuk Penampilan

Ilustrasi: www.mamamia.com.au

Namanya anything for beauty—sekalipun hal yang dirasa sakit dan enggak nyaman; tetap saja akan digunakan. Namun, harus dipahami—penggunaan skinny jeans bukan cuma tidak nyaman; melainkan juga memperburuk penampilan. Tidak eprcaya?

Jessica Setnick—seorang ahli diet mengungkapkan, skinny jeans cenderung membuat banyak orang “memaksakan” diri dengan pakaian ketat yang dikenakan. Tidak peduli, badan ramping atau justru berisi. Terlebih, skinny jeans juga menciptakan efek muffin top. Ini adalah kondisi saat celana ketat membuat daging bagian pinggang menggelembung. Tidak heran, jika ketika menggunakan skinny jeans, Anda akan selalu merasa gemuk.

2. Memicu Mulas

Ilustrasi: www.perhealthy.com

Sudah jadi pengetahuan umum, menggunakan pakaian ketat cenderung memicu mulas pada perut. Sayangnya, efek penggunaan skinny jeans bukan cuma itu. Pasalnya, tubuh juga akan mengalami kesulitan pencernaan, bahkan menimbulkan tekanan pada organ dalam tubuh.

3. Merusak Saraf

Ilustrasi: www.thelist.com

Seorang ahli bedah kaki, dr. Suzanne Fuchs mengatakan, terlalu sering menggunakan skinny jeans (terlebih yang sangat ketat), bisa menyebabkan kerusakan saraf. Alasannya, skinny jeans bisa mengembangkan sindrom kompartemen yang mengurangi suplai darah ke otot kaki. Sebagai akibatnya, terjadilah pembengkakan dan kerusakan saraf di kaki dan betis.

Adapun selain itu, skinny jeans juga bsia menyebabkan kesemutan, dan nyeri di paha saat membungkuk. Setidaknya, sebuah studi yang dimuat di Journal of Neurology, Neuropsychiatry, and Psychiatry melaporkan, ada kerusakan otot pada saraf dan betis eorang pengguna skinny jeans yang membuatnya harus opname selama beberapa hari di rumah sakit.

4. Menghambat Sirkulasi Darah

Ilustrasi: www.medicastore.com

Alih-alih menggunakan skinny jeans, Anda yang kerap kali beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk menggunakan celana yang lebih longgar. Pasalnya, celana yang terlalu pas di tubuh akan bertindak sebagai stocking kompresi yang terlalu ketat. Hal ini bisa menekan pembuluh darah di sekitar paha, selangkangan, dan organ intim—yang lantas bisa menyebabkan penyumbatan sirkulasi darah.  

5. Nyeri Punggung

Ilustrasi: www.express.co.uk

Sebuah studi yang dilakukan oleh British Chiropractic Association mencoba menemukan, fashion item penyebab nyeri punggung. Rupanya, nyeri punggung bukanlah disebabkan oleh pemakaian sepatu hak tinggi; melainkan celana jeans ketat! Adapun Tim Hutchful, seorang chiropractor dari BCA mengungkapkan—skinny jeans bisa membatasi pergerakan pinggul dan lutut yang lantas memengaruhi postur tubuh.

6. Iritasi Kulit

Ilustrasi: www.health.com

Menggunakan celana ketat, akan berisiko membuat kulit mudah bergesekan dengan celana. Nah, jika terus dibiarkan, hal ini bisa memicu ruam dan infeksi kulit.

7. Masalah Kesehatan Lain

Ilustrasi: www.khoobsurati.com

Skinny jeans kerap dikaitkan oleh masalah kesehatan lain di bagian bawah pinggang. Pun itu sebabnya, bukan cuma kaum hawa yang mesti waspada terhadap penggunaan skinny jeans, melainkan juga laki-laki. Sebuah studi menunjukkan, penggunaan skinny jeans bisa memengaruhi kadar sperma ke tingkat yang lebih rendah. Sementara bagi perempuan, terlalu sering menggunakan skinny jeans ketat bisa berpotensi mengakibatkan infeksi saluran kemih.

(Baca juga: Salah Memilih Celana Dalam Berakibat Buruk Bagi Kesehatan)

8. Sudah Bukan Trennya!

Ilustrasi: www.thatblackchic.com

Tren fashion selalu berubah. Begitu pun dengan skinny jeans. Kita tahu, ada banyak varian celana terbaru, yang jelas lebih nyaman dan indah dikenakan. Jadi, mengapa tidak mencoba sesuatu yang baru?

Previous Article
Mood Rusak Karena ‘Bad Hair Day’? Ini Cara Simpel Mengatasinya!
Mood Rusak Karena ‘Bad Hair Day’? Ini Cara Simpel Mengatasinya!

Bukan cuma mengganggu penampilan. Bad hair day, juga dapat memengaruhi suasana hati dan rasa percaya diri. ...

Next Article
Seperti Apa Ukuran Wajah Cantik?
Seperti Apa Ukuran Wajah Cantik?

Kecantikan perempuan, sering kali diasosiasikan dengan tampilan fisik. Ini meliputi kulit yang cerah dan be...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More