Segera Hindari Sembilan Sikap Buruk Agar Karier Menanjak

November 20, 2017 Chatarina Komala

Ilustrasi: www.themuse.com

Performa baik bukanlah satu-satunya tolok ukur kualitas seorang karyawan. Bahkan, ada perusahaan yang menganggap sikap pekerjanya--adalah hal paling penting yang menentukan apakah ia pantas untuk dipertahankan atau justru diberhentikan. Hal ini tentu bukan pendapat yang salah. Pasalnya, sikap buruk yang dilakukan dalam waktu lama akan berkembang menjadi sebuah kebiasaan yang mengganggu motivasi dan produktivitas kerja.

Nah, bagi Anda yang ingin tetap berkarier dengan baik, yuk segera hindari sembilan sikap buruk berikut!

 

1. Suka Mengeluh

Mengerjakan tugas kantor memang tidak selamanya menyenangkan. Ada kalanya, Anda harus berhadapan dengan deadline menumpuk atau kewajiban lembur. Namun, seberat apa pun itu, hindari mengeluh di depan umum--apalagi di depan atasan.

Adapun terlalu banyak mengeluh hanya akan mengurangi motivasi dan produktivitas Anda bekerja. Di sisi lain, keluhan yang berlebihan tentu tidak enak didengar.

 

2. Datang Terlambat

Baik sengaja atau tidak, rasanya setiap kantor sepakat--orang yang gemar terlambat cenderung mendapatkan citra buruk ketimbang yang tidak. Selain merepresentasikan kurangnya motivasi, datang terlambat juga akan memberi kesan bahwa Anda tidak peduli, terlalu santai, dan menganggap sepele perusahaan.

 

3. Gemar Menunda Pekerjaan

Terlalu sering menunda pekerjaan hanya akan menghambat produktivitas dan merugikan diri Anda sendiri. Kadang kala, hanya ada dua pilihan hasil: pekerjaan jadi tidak selesai atau justru selesai, tetapi dengan hasil tidak maksimal.

 

4.  Doyan Bergosip

Rasanya, tidak ada kantor yang bebas dari tukang gosip. Itu sebabnya, menghindari pembicaraan dengan mereka, tentu jadi satu solusi yang tepat agar pekerjaan semakin produktif. Lantas, bagaimana jika Andalah salah satunya?

Jika demikian, segeralah berhenti. Harus diingat, selain berpotensi menyebarkan kabar bohong, bergosip juga membuang waktumu yang berharga.  

 

5. Sering Membuka Media Sosial

Meski dibolehkan, hindari terlalu banyak membuka media sosial--apalagi kalau sampai kecanduan.  Namun, harus dipahami--membuka media sosial selama sepuluh menit dalam satu jam hanya akan membuat waktu Anda terbuang sia-sia. Belum lagi, soal fokus yang terbagi...

 

6. Berbohong

Berbohong merupakan satu sikap buruk yang wajib dihindari. Sekecil apa pun bentuknya, seperti memalsukan identitas, menggeser jam masuk, hingga menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi.

 

7. Tempramental

Di mana-mana, orang tempramen tentu tidak disukai orang lain. Meskipun Anda merasa marah, kesal, atau justru lelah--setidaknya tahan sebentar emosi Anda dan tidak lantas meluapkannya dengan meledak-ledak. Alih-alih disegani, cara ini hanya akan menunjukkan bahwa sebetulnya Anda kurang bertanggung jawab dan tidak mampu bekerja di bawah tekanan.

 

8. Individualis

Kendati Anda merasa bekerja seorang diri lebih baik, menjadi individualis tentu tidak lagi relevan ketika bekerja dalam satu tim. Cara ini tentu akan memicu masalah, terlebih kalau Anda tidak mampu berkomunikasi dan menjalin hubungan sosial dengan rekan kerja.

 

9. Mengabaikan Tiga Kata Penting

Dalam hidup bermasyarakat, ada tiga kata penting yang wajib diucapkan, yakni: “terima kasih”, “tolong”, dan “maaf”. Mengucapkan ketiganya bukan hanya menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang sportif; melainkan juga menghargai orang lain.

Previous Article
Memanfaatkan Buah Delima untuk Kecantikan Kulit
Memanfaatkan Buah Delima untuk Kecantikan Kulit

Ingin merawat kulit secara alami? Yuk, coba buah delima.

Next Article
Sembilan Cara Mudah Berolahraga di Rumah
Sembilan Cara Mudah Berolahraga di Rumah

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk berolahraga. Seperti halnya, pergi ke pusat kebugaran, mengiku...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More