Lima Salah Kaprah Soal Perempuan Karier

December 21, 2017 Chatarina Komala

Working mom atau justru perempuan yang lebih memilih karier memang kerap jadi kambing hitam dan disalahkan. Banyak yang bilang, perempuan sukses di dunia karier sulit sekali membina hubungan rumah tangga. Bahkan, kalaupun sudah berkeluarga, mereka akan cenderung menghindari punya anak.  

Setidaknya, penelitian yang dilansir dari Economic Journal menyebutkan, sesungguhnya konsep perempuan karier tanpa anak adalah fantasi film Hollywood. Di negara asalnya, Amerika Serikat, fakta yang terjadi justru sebaliknya. Angka kelahiran bayi bahkan meningkat hingga 50% di kalangan wanita karier. Lantas, apa saja, sih, mitos perempuan karier yang ternyata tidak tepat?

 

Baca juga:

 

1. Working Mom Tidak Produktif

Ilustrasi: www.huffingtonpost.com

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Zurich menemukan, semakin banyak anak yang dimiliki oleh seorang perempuan karier, semakin baik pula performa kerjanya di kantor. Jadi, mitos ini tentulah tidak benar dan tidak tepat. Terlebih, jika dibandingkan dengan perempuan bekerja tanpa anak atau justru laki-laki.

 

2. Sulit Memiliki Anak

Ilustrasi: www.popsugar.com

Ada anggapan yang berkembang, saking sibuknya dengan pekerjaan--para perempuan karier sering menunda memiliki anak. Bahkan, tidak jarang masyarakat mencibir kondisi mereka yang akhirnya tidak memiliki anak, lantaran sudah tidak subur.

Anggapan ini mungkin ada benarnya. Pasalnya, tidak jarang perempuan karier menikah dan memiliki anak di usia 30 tahun. Namun, bukan soal kesuburan yang jadi masalah. Toh, ilmu kedokteran kini sudah semakin maju. Perempuan di atas usia 30 tahun bisa, kok, melahirkan dengan aman dan nyaman.

 

3. Atasan yang Buruk

Ilustrasi: www.workingmomsagainstguilt.com

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Gallup menemukan, sebanyak 40% perempuan dan 29% laki-laki akan memilih laki-laki sebagai atasan. Beberapa alasannya, perempuan dinilai sebagai atasan yang buruk; terlebih lantaran ketidakmampuannya mengendalikan suasana hati. Padahal, penelitian yang dilakukan Venture Capital justru menyatakan sebaliknya. Atasan perempuan bahkan bisa bekerja dua kali lebih giat lantaran sadar, mereka selalu dibandingkan dengan rekan kerja pria.

 

4. Seorang Ibu yang Buruk

Ilustrasi: www.thestir.cafemom.com

Ada banyak pihak yang menanggap, perempuan yang berkarier adalah seorang ibu yang buruk. Padahal, seluruh pengasuhan anak adalah hal yang bisa dinegosiasikan. Umumnya, perempuan karier menyadari, waktu yang ia miliki bersama anak-anak sangat terbatas. Itu sebabnya, ia akan benar-benar menghabiskan waktu bersama anak-anak dengan cara yang berkualitas.

Dilansir dari New York Times, sebuah penelitian mengatakan, mereka yang bekerja juga memiliki risiko rendah terdampak depresi. Hal ini tentu positif mengingat dampak stres maupun depresi tidak akan merusak hubungan antarkeluarga dan anak.

 

Baca juga:

 

5. Penghasilan yang Setara

Ilustrasi: www.workingmomsagainstguilt.com

Meski sama-sama ada di posisi jabatan yang sama, faktanya, penghasilan perempuan lebih sedikit ketimbang laki-laki. Bahkan, sebuah penelitian yang diadakan oleh Institute for Women’s Policy Research (IWPR) menemukan, penghasilan perempuan hanyalah 77% dari penghasilan total laki-laki. Sayangnya, hal ini terjadi hampir di seluruh negara. Adapun alasannya, laki-laki dianggap lebih bertanggung jawab terhadap keluarga yang ia pimpin. Ini sebabnya, tunjangan yang diberikan akan lebih besar. Di sisi lain, laki-laki juga lebih ahli saat bernegosiasi gaji.

 

Previous Article
Benarkah Terlalu Banyak Olahraga Justru Bikin Gemuk?
Benarkah Terlalu Banyak Olahraga Justru Bikin Gemuk?

Alih-alih mengecilkan badan, terlalu banyak olahraga justru membuat Anda gemuk. Benarkah demikian?

Next Article
Ternyata, Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bisa Mengatasi Kram Haid, Lho!
Ternyata, Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bisa Mengatasi Kram Haid, Lho!

Alih-alih meminum obat pereda nyeri, ada baiknya Anda mencoba satu cara alami mengobati keram akibat haid.

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More