Waspada, Kenali 7 Bahan Kosmetik yang Berbahaya bagi Tubuh

June 13, 2018 Chatarina Komala

Ilustrasi: www.collegefashion.net

Hampir digunakan setiap hari, faktanya tidak semua kosmetik aman bagi tubuh. Beberapa di antaranya, bahkan mengandung bahan yang berbahaya untuk kesehatan.

Selain fungsinya, kandungan bahan kerap menjadi pertimbangan seseorang memilih produk kosmetik. Hal ini wajar, mengingat hampir digunakan setiap hari, tidak semua kosmetik aman bagi tubuh. Apalagi, besar kemungkinan produk kosmetik akan terserap tubuh melalui kulit.

Nah, sebelum menggunakannya secara rutin, penting bagi Anda untuk mengetahui bahan kosmetik yang berbahaya bagi tubuh. Disebut berbahaya, karena kontak dengan bahan ini dalam waktu lama bisa menimbulkan sejumlah efek, seperti iritasi, alergi, hingga ganguan endorin dan kanker. Berikut adalah bahan kosmetik yang berbahaya bagi kulit.

 

1. Pewarna Buatan

Umumnya, jenis pewarna buatan ada di banyak produk kosmetik. Beberapa memang sudah diformulasikan secara aman. Namun, ada pula, lho, produsen nakal yang tidak mengindahkan aturan komposisi yang aman.

Nah, pewarna sintetis sendiri kerap kali menggunakan kombinasi petroleum dan sumber tar (atau bahan kimia lain) untuk menciptakan warna. Saking bahayanya, produk dengan pewarna sintetis ini bahkan telah dicap karsinogenik dan kerap kali dikaitkan dengan gangguan ADHD pada anak. Itu sebabnya, untuk menghindari risiko ini, Anda bisa, lho, beralih ke produk perawatan tubuh yang tidak mengandung pewarna sintetis.

 

2. Formaldehida

Inilah bahan kimia yang berfungsi sebagai pengawet, sekaligus mencegah pertumbuhan bakteri. Untuk produk kosmetik dan kecantikan, biasanya formaldehida (formalin) digunakan sebagai campuran pembersih, maskara, hingga cat kuku. Sayangnya, Internasional Agency for Research on Carcinogens (IARC) mengategorikan bahan ini karsinogenik, yang mampu mengakibatkan reaksi seperti alergi hingga iritasi.

 

3. Paraben

Hampir sama seperti formaldehida, paraben kerap difungsikan sebagai pengawet dan pencegah tumbuhnya bakteri dan jamur. Sayangnya, pemakaian paraben dalam jumlah berlebih kerap dikaitkan dengna rusaknya fungsi hormon dan risiko kanker payudara. Adapun paraben dapat ditemukan di beberapa produk pelembap.

 

4. Diazolidinil Urea

Pada banyak produk kosmetik, bahan ini berfungsi untuk mencegah pembusukan. Kendati mampu mengawetkan produk kosmetik, ternyata--bahan ini bersifat karsinogenik yang bisa berbahaya bagi sel tubuh, termasuk memicu kanker.

 

5. Tabir Surya

Bagi yang sering beraktivitas di luar ruangan, penggunaan tabir surya memang dianjurkan. Namun, harus diketahui--beberapa produk tabir surya jika digunakan dalam waktu lama bisa mengakibatkan alergi. Hal ini disebabkan oleh kandungan bahan sintetis di dalamnya, seperti PABA, avobenzone, benzophenone, homosalate, hingga ethoxycinnmate.

Sayangnya, bukan hanya alergi--beberapa bahan tersebut juga bisa mengakibatkan kerusakan sel hingga memicu kanker. Bahkan, bahan-bahan tersebut juga berbahaya bagi lingkungan, karena bisa mencjadi racun bagi beberapa organisme.

 

6. Propylene Glycol

Penggunaan produk kosmetik dengan kandungan propylene glycol dalam waktu lama bisa menyebabkan iritasi kulit, dermatitis (radang kulit), hingga kerusakan ginjal dan hati. Adapun bahan ini kerap ditemukan pada beberapa produk kosmetik dan pembersih wajah.

 

7. Phthalate

Bahan pelunak ini banyak ditemukan pada produk losion, cat kuku, hair spray, dan parfum. Nah, penggunaan phthalate dalam waktu lama bisa mengakibatkan kerusakan DNA, sel, dan sperma manusia.

 

 

Previous Article
Ingin Pakai Lipstik Nude Tapi Takut Terlihat Pucat, Ini Triknya!
Ingin Pakai Lipstik Nude Tapi Takut Terlihat Pucat, Ini Triknya!

Warna-warna lipstik nude memang menarik mata. Namun, belum tentu cocok bagi semua bibir perempuan.

Next Article
Tampil Stylish dengan 30 Pakaian, Yuk, Coba Konsep Capsule Wardrobe!
Tampil Stylish dengan 30 Pakaian, Yuk, Coba Konsep Capsule Wardrobe!

Kata siapa tampil stylish harus mengeluarkan banyak dana? Dengan konsep capsule wardrobe, Anda bahkan bisa ...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More