Cara Cepat Mengatasi Kulit Terbakar Sehabis Liburan

July 25, 2018 Chatarina Komala

Ilustrasi: www.thetab.com

Pikiran sudah segar karena liburan, jangan sampai bawa “oleh-oleh” kulit terbakar yang menetap dalam waktu lama.

Hobi pelesir ke alam, memang mengundang sejumlah konsekuensi bagi kulit. Di mana pun tempatnya--daerah dingin atau panas--pasti ada saja risiko kulit terbakar akibat sengatan Matahari. Apalagi, kalau Anda tergolong doyan wisata ekstrem di alam.

Sebetulnya, setiap orang memiliki tanda kulit terbakar yang berbeda-beda. Semakin lama paparan sinar Matahari--tentu semakin parah tingkat terbakarnya. Adapun tanda-tanda awal, biasanya terlihat dari kulit yang kemerahan, iritasi, kulit terasa panas, perih, hingga melepuh. Umumnya, tanda-tanda ini muncul setelah dua hingga enam jam terpapar sinar UV, dan puncaknya pada 12 hingga 24 jam sesudahnya. Pada kasus yang ekstrem, gejalanya juga diikuti dengan luka bakar tingkat 2, dehidrasi, infeksi, bahkan kematian.

Nah. Berhubung pikiran sudah segar karena liburan, jangan sampai Anda membawa “oleh-oleh” kulit terbakar yang menetap dalam waktu lama. Selain merusak penampilan, kulit yang terasa perih juga tidak nyaman. Berikut adalah cara cepat mengatasi kulit yang terbakar.

 

1. Kompres dengan Air Dingin atau Es

Sesaat setelah terpapar Matahari dalam waktu lama, segera kompres tubuh atau wajah Anda dengan es atau air dingin. Kalaupun tidak ada, cukup merendam bagian yang terbakar dengan air selama beberapa detik. Setelahnya, gunakan kain untuk menutupi tubuh dan segera jauh-jauh dari terik Matahari!

   

2. Pakai Pelembap

Anda bisa memilih produk pelembap dengan kandungan lidah buaya atau kedelai. Namun, jika pelembap saja tidak mempan, Anda dapat membeli krim hidrokortison. Selanjutnya, hindari sementara penggunaan skincare untuk mengurangi risiko terjadi iritasi.

 

3. Konsumsi Air Putih

Harus diketahui, kulit yang terbakar akan “menarik” cairan ke permukaan kulit. Jika dibiarkan, tubuh akan kekurangan cairan. Itu sebabnya, untuk mempercepat masa pemulihan, Anda bisa mengonsumsi banyak air putih.

 

4. Obat Antiperadangan

Ada banyak produk yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi peradangan pada kulit. Ini meliputi gel lidah buaya, hingga mengonsumsi obat seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin. Namun, tetap gunakan obat tersebut sesuai resep dokter, ya.

 

5. Lindungi Kulit

Ketika terbakar sinar Matahari, kulit tentu akan lebih sensitif. Itu sebabnya, Anda perlu melindungi kulit selama masa pemulihan. Ketika akan beraktivitas di luar ruangan, ada baiknya Anda menggunakan baju yang bisa menutupi kulit, memakai topi, atau sunblock. Selain itu, hentikan pula pemakaian skin care hingga sunburn mereda. Jika harus, cukup gunakan produk pembersih dan pelembap yang ditujukan untuk kulit sensitif.

Previous Article
3 Cara Mengatasi Kulit Dehidrasi
3 Cara Mengatasi Kulit Dehidrasi

Apa pun penyebabnya, gejala kulit dehidrasi tidak boleh dibiarkan. Ini dia tiga cara mengatasinya!

Next Article
Inilah Kandungan Produk Pembersih Wajah yang Cocok untuk Kulit Sensitif
Inilah Kandungan Produk Pembersih Wajah yang Cocok untuk Kulit Sensitif

Kulit sensitif memang bikin Anda harus sedikit repot. Terutama, dalam memilih bahan skin care maupun pember...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More