[REVIEW] Nyobain Skincare Organik: Skin Dewi Raspberry Hydrating Cleansing Milk & Temulawak Balancing Facial Emulsion

August 16, 2018 Safira Nys

Permasalahan kulit emang kayak nggak ada abis-abisnya. Waktu SMA, aku rasa kulit aku biasa aja. Ga ada masalah. Tau-tau pas kuliah kok jadi sering jerawatan ya? Eh udah jerawat abis kok bekasnya susah ilang. Lalu muncul lagi, kok baru sadar ya warna wajahku ini nggak rata? Dari kemaren kayaknya terlalu fokus masalah jerawat, sampai nggak sadar kalau kulit kusam dan belang betong warnanya 🙄


Aku yakin banget tipe kulit aku tuh berminyak, sensitif, dan jerawatan.. plus ada masalah warna wajah ga rata. Tapi setelah nyobain skincheck dua kali di tempat berbeda, ternyata kulit di daerah pipiku kering! 🤨 Wagela ini syarat sidang atau kulit sih ribet amat banyak masalahnya😫

Jadi, masalah jerawat kita kesampingkan dulu aja ya. Karena aku udah punya rangkaian skincare khusus buat nanganin jerawat  itu. Aku ingin wajahku lebih cerah bersinar dan nggak kekeringan! Sayangnya, yang aku tahu sih beberapa bahan-bahan pencerah wajah itu nggak boleh dibarengi pemakaiannya dengan skincare yang mengandung bahan-bahan anti acne  (coba liat deh di video ini) 😪 Di samping itu, aku pernah coba skincare yang melembabkan tapi.. dia bikin jerawatan.


Tapi aku gak akan nulis ini kalau ga ketemu solusinya dong 😋 Kebetulan aku diajak kerjasama sama Skin Dewi dan Beautynesia buat review produk skincare yang aku mau. Produk Skin Dewi ini bahan-bahannya alami dan organik, aman banget dipakai karena udah ada BPOMnya juga. Selama aku pakai ini (dan pakai produk lain yang anti acne), aku bener-bener ga menemukan masalah. Kulitku gak breakout sama sekali, malah kelihatan lebih cerah dan jerawatnya berkurang. Magic!

Aku nulis review ini sesuai dengan pengalamanku, ya. Produk yang cocok di aku belum tentu cocok di temen-temen karena kondisi kulit, tubuh, lingkungan, dan gaya hidup kita beda 🤗

Raspberry Hydrating Cleansing Milk 


Rp515.000 untuk 150ml

Ingredients: 
Aqua, Ricinus Communis (Castor) Seed Oil, Cetearyl Alcohol, Camellia Oleifera Seed Oil, Helianthus Annus (Sunflower) Seed Oil, Rubus Idaeus (Raspberry) Seed Oil, Glycerin, Cetearyl Glucoside, Niacinamide, D-Alpha Tocopherol, Benzyl Alcohol, D-Panthenol, Amorphophallus Konjac Root Powder, Carica Papaya Fruit Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Cymbopogon Martinii (Palmarosa) Oil, Citrus Sinensis Dulcis (Orange) Peel Oil, Benzoic Acid, Glycine Soja Oil, Boswellia Carterii (Frankincense) Oil, Dehydroacetic Acid, Citric Acid, Sodium Benzoate, Potassium Sorbate. *Geraniol, *Limonene, *Linalool. *from natural essential oils (source)
 
Tau teknik cuci muka 4-2-4? Teknik cuci muka itu populer banget di twitter, meskipun memang ada kontroversinya. Yang bikin aku paling bingung adalah.. orang-orang pake first cleansernya apa? Aku sih ga berani ya pakai milk cleanser yang banyak kandungan kimianya karena kulitku sensitif abis! Salah dikit bisa langsung jerawatan.

Beruntung aku punya Raspberry Hydrating Cleansing Milk ini. Teksturnya lembut banget di kulit, sama sekali ga bikin iritasi apalagi jerawatan. Bahan-bahan utama yang ada di dalam cleansing milk ini organik. Yang paling aku suka adalah kandungan pepaya, karena ternyata ekstrak pepaya itu bisa eksfoliasi kulit dengan sangaaaat lembut!

Perlu digarisbawahi, cleansing milk ini dipakai setelah aku hapus makeup, atau pagi hari yang emang ga makeupan. Teksturnya lembut, kayak krim tapi nggak kental. Kalau dicium dari botol, wanginya kayak mayones 🤣. Kalau lagi dipakai sih, ada wangi menyengat dikit gitu doang.

Kenapa aku pakai produk ini ketika bare face, bukan saat pakai pakai makeup? Cleansing milk ini punya banyak bahan bagus yang bisa menutrisi kulit, sayang aja kalau 'dihabiskan' hanya untuk ngehapus makeup. Apa aja sih bahan unggulan yang ada di produk ini?
  • Raspberry Oil: Bisa membantu melembapkan kulit dan memperbarui sel kulit.
  • Vitamin B3: Sebagai agen anti-aging dan menguatkan kulit sensitif
  • Ekstrak Pepaya: Mengeksfoliasi kulit mati dengan lembut, memperbaiki tekstur dan warna kulit
  • D-Pathenol: Menyembuhkan kulit rusak, mengunci kelembapan kulit. 
 

 Terus apa yang aku rasain setelah pakai produk ini?
  • Setelah cuci muka, kulit rasanya adem dan lembut.
  • Kalau cuci muka selama 4 menit pakai ini, tekstur wajah jadi lebih rata. Gak ada yang gerinjulan dekat hidung. Ga tau sih ini yg dekat hidung namanya apa, tapi titik-titik kecil aja gitu.
  • SEGER! Seger banget parah dan bener-bener lembab. Kayak abis nyemplungin muka ke danau air terjun.
Skin Dewi Raspberry Hyrating Cleansing Milk ini memang mengerjakan tugasnya dengan baik. Sayangnya karena aku punya masalah lain: jerawat, aku masih harus pakai cleansing wash lain yang menangani jerawat karena produk ini ga bisa kalemin jerawat. Tapi seenggaknya produk ini versatile, aman dikombinasikan dengan produk apa aja! Produk organik ini memang pakai ekstrak bahan organik, tanpa campuran pewangi. Jadi wanginya mungkin terlalu pekat buat temen-temen yang hidungnya sensitif.

Temulawak Balancing Facial Emulsion


Rp920.000 untuk 30gr

Ingredients:

Antemis Nobilis Flower Water, Hamamelis Virginiana Water, Glycerin, Aqua, Cetearyl Glucoside, Sorbitan Olivate, Coco-Caprylate/Caprate, Calophyllum Inophyllum (Tamanu) Seed Oil, Corylus Avellana (Hazel) Seed Oil, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Oil, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, D-Alpha Tocopherol, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Benzyl Alcohol, Allantoin, Niacinamide, Scleroglucan, Bisabolol, Arginine, Curcuma Longa Root CO2 Extract, Curcuma Zanthorrhiza Root CO2 Extract, Epilobium Fleischeri Extract, Glycyrrhiza Glabra (LicoriceExtract, Rosa Canina Fruit CO2 Extract, Citric Acid, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Acacia Senegal Gum, Xanthan Gum, Glycine Soja Oil, Boswellia Carterii Oil, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, Pelargonium Graveolens Oil, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil, Salvia Sclarea Oil, Salicylic Acid, Sorbic Acid, Rosmarinus Officinalis Leaf Extract. *Citronellol, *Limonene, *Linalool. *from natural essential oils

Wow. Iya memang harganya wow sekali. Tapi wow aku juga baru sadar kalau di dalam produk ini ada kandungan Hazel dan Tea Tree! Pantes aja mukaku masih aman dari jerawat meskipun sehari-hari cuma pakai moisturizer ini. Mungkin tim dari Dewi Skin juga memikirkan keadaan wajahku yang berjerawat, jadi mereka milihin produk ini. 

Kalau dilihat dari bahan-bahan utamanya, face emulsion dari  bisa bikin wajah jadi lebih cerah, lembab, sekaligus mengurangi posibilitas jerawat muncul di wajah. Lalu kalau dari websitenya, apa aja klaim yang diberikan dari bahan bahan unggulannya?
  •  Tamanu Oil memberikan energi kepada kulit untuk regenerasi lebih cepat, mengurangi bekas-bekas jerawat. Jadi agen antioksidan, antibaketeri, dan meredakan kemerahan di wajah sensitif. 
  • Temulawak CO2 Extract, bisa menyembuhkan bekas luka dan menghaluskan kerutan di wajah.
  • Turmeric CO2 Extract bisa meremajakan kulit, meredakan kemerahan di wajah, juga sebagai antioksidan.
  • Rosehip Oil punya fungsi untuk mencerahkan dan memperbaiki jaringan kulit. Bisa juga melindungi wajah dari sinar matahari dan penuaan dini. 
  • Green Tea Extract untuk mengurangi minyak di wajah, sekaligus menjaga kelembapan wajah. 

Kalau kalian belum biasa pakai essential oil atau sesuatu yang baunya natural, pasti kaget pertama kali pakai pelembab ini. Wanginya kuat banget, mirip kayak kalau lagi ngulek bumbu gitu. Aku sih udah biasa ya sama wangi bahan natural, udah sering masak juga kan. Pertamanya emang agak kaget, lalu lama-lama sih udah terbiasa. Jadi relaxing gitu baunya🤗

Dioles ke wajah, ini jadinya kayak krim tapi basah. Bikin kulit jadi glowing dan cerah seketika karena tekstur pelembabnya seperti itu. Butuh waktu sekitar 1 menit biar produk ini menyerap sempurna ke wajah. Setelah pakai face emulsion ini, aku lanjutin skincare aku dengan pakai acne treatment dan sunscreen dari merk lain. Sama sekali ga masalah dan ga bikin breakout!

Terus gimana progressnya?

  • 29 Juni 2018: Hari kedua pakai rangkaian skincare dari Skin Dewi. Warna wajah ga rata, ada yang cerah-cerah gitu tapi yang gelap beneran gelap banget. Jadi kayak kusam. Teksturnya juga jelek sekali apalagi daerah bawah mata dan hidung. Ada bintik-bintik kecil gitu.
  • 16 Juli 2018: Tekstur wajah sudah mulai lebih halus. Warna wajah masih gak rata tapi mendingan. Yang putih ga putih banget, yang gelap jadi agak terang.
  • 23 Juli 2018: kulit terlihat glowing, sama sekali nggak kering. Ini sekitar 20 menit setelah pakai skincare. Warna wajah terlihat lebih rata. Tapi kantung mata masih ada.

Kesimpulan

 
di foto: Skin Dewi Temulawak Balancing Facial Emulsion
Skin Dewi ini kalau dipakai rutin, khasiatnya bener-bener terasa. Aku rekomendasikan seenggaknya punya satu buah skincare dari Skin Dewi ini. Dari dua yang aku pakai, kamu bisa pilih yang paling kamu butuhkan. Ingin tekstur wajah lebih halus, lembab, dan bersih? Beli Raspberry Hydrating Cleansing Milk. Ingin warna wajah lebih rata, menghindari jerawat, tapi kulit tetep kenyal dan glowing? Temulawak Balancing Facial Emulsion juaranya.

Untuk aku, aku lebih suka wangi dari milk cleansingnya. Tapi untuk manfaat, aku lebih menjagokan Temulawak Balancing Facial Emulsion yang banyak manfaatnya. Dalam sekali pakai pun udah bikin kulit jadi hinyai manis ala eceu korea gitu sister. 

Jajan gapapa, tapi jangan lupa nabung untuk skincare! Plis, nabung seratus ribu sebulan juga udah cukup kalo emang pengen beli skincare bagus yang aman di kulit. Investasi jangka panjang, karena Skin Dewi ini emang bahan-bahannya natural semua😙

Thanks for reading!
–❤, Safira Nisa
Previous Article
[Review] L'Oreal Lash Paradise Mascara, Maskara Favorit Tati Westbrook!
[Review] L'Oreal Lash Paradise Mascara, Maskara Favorit Tati Westbrook!

Sungguh aku bener-bener penasaran sama Maskara ini hanya karena mbak Tati Westbrook (@glamlifeguru) seorang...

Next Article
[REVIEW] Herborist Body Lotion - Zaitun
[REVIEW] Herborist Body Lotion - Zaitun

Kalau boleh jujur, aku termasuk orang yang paling males ngerawat diri.. waktu sekolah dulu. Dulu kan aku se...